• Skip to primary navigation
  • Skip to main content
  • Skip to primary sidebar

tukanggambar3d.

Belajar & Download CAD Model

  • Galeri Produk
  • Panduan Download
  • Artikel & Tutorial
0

Pengertian Mesin CNC, G Code dan M Code

Share on:

g code dan m code mesin cnc

Pada artikel kali ini kita akan membahas pengertian mesin CNC, cara kerja mesin CNC serta kelebihan dan kekurangannya. Nanti di akhir artikel saya juga akan menulis beberapa G Code dan M Code dari mesin CNC ini.

Pengertian Mesin CNC

Mesin CNC (Computer Numerical Control) adalah mesin perkakas canggih yang dijalankan menggunakan sebuah program. Program CNC berisi kombinasi G Code dan M Code yang berfungsi untuk mengatur gerakan setiap aktuatornya. Program ini bisa kita buat manual dengan cara menulis langsung dari panel mesin, atau bisa juga kita buat menggunakan aplikasi-aplikasi desain teknik yang support CNC, seperti Catia dan SolidCAM.

Sistem CNC ini tidak hanya digunakan untuk mesin Turning (bubut) dan Milling saja, tetapi banyak juga digunakan pada mesin Grinding, Laser Cutting, EDM dan lain sebagainya.

Dukung Penulis !

Kasih kopi buat penulis biar gak ngantuk dan makin rajin nulis.

Selain itu, model mesin CNC juga sangat beragam. Jadi walaupun sama-sama mesin Turning CNC, belum tentu semua bagian-bagiannya sama. Mungkin berbeda di jumlah axis atau aktuator lain seperti loader dan sebagainya. Karena itu, jika kita bisa mengoperasikan satu type mesin CNC, belum tentu bisa mengoperasikan mesin CNC dengan type lain, walaupun sebenarnya prinsip kerjanya sama saja.

Dan mungkin karena hal itu, di dalam sertifikat keahlian CNC tertulis type atau jenis mesin yang spesifik.

Bagian-Bagian Mesin CNC

Secara garis besar, ada 6 bagian utama mesin CNC yaitu:

  1. Program
  2. Processor
  3. Motor servo sebagai penggerak pahat
  4. Motor Spindle
  5. Pahat
  6. Dudukan dan Pemegang (Jig and Fixture)

Bagian-bagian di atas merupakan bagian umum yang pasti ada di semua mesin CNC. Sedangkan untuk bagian-bagian lain seperti loader, tailstock dan lain sebagainya bisa saja berbeda antara mesin CNC satu dengan yang lain.

Prinsip Kerja Mesin CNC

Secara sederhana, prinsip kerja mesin CNC adalah sebagai berikut:

Saat program dijalankan, data akan terkirim ke prosesor. Kemudian prosesor yang berperan sebagai otak dari mesin CNC membaca data dalam program dan kemudian mengintruksikan aktuator untuk bergerak sesuai program hingga menghasilkan sebuah produk yang sesuai dengan desain.

Kelebihan dan Kekurangan Mesin CNC

Kelebihan dan kekurangan mesin CNC ini saya tulis sesuai dengan apa yang saya tahu berdasarkan pengalaman saya menggunakan mesin CNC. Jadi mungkin akan berisi opini yang bisa saja berbeda dengan pendapat orang lain.

Kelebihan Mesin CNC

Sebagai mesin canggih, mesin CNC ini tentu memiliki banyak kelebihan diantaranya adalah:

  1. Mampu menghasilkan produk dengan kepresisian tinggi
  2. Bisa menyimpan banyak program, sehingga mempersingkat waktu setting mesin saat ganti model produk
  3. Parameter mesin seperti kecepatan putaran spindle dan kecepatan feeding bisa kita atur dengan mudah serta bisa kita buat bervariasi dalam satu proses
  4. Bisa kita gunakan untuk membuat produk dengan bentuk yang berbeda-beda
  5. Bisa menambah dan mengurangi pemakanan (offset) dengan mudah dan akurat

Kekurangan Mesin CNC

Beberapa kekurangan mesin CNC antara lain:

  1. Tidak semua orang bisa memahami dan membuat program CNC
  2. Saat trouble, biasanya membutuhkan waktu perbaikan lebih lama dari mesin biasa
  3. Harganya mahal dan masih jarang bengkel bubut yang memiliki mesin CNC, sehingga jasa pembuatan produk dengan mesin CNC masih tergolong mahal

Baca juga:

  • 7 Tips Belajar AutoCAD Otodidak
  • Belajar AutoCAD Gratis

Penjelasan fungsi G-Code dan M-Code

G Code dan M Code adalah kode yang digunakan untuk menulis program mesin CNC. Dengan kata lain, kode-kode inilah yang mengatur semua gerakan pada mesin CNC

Kode G lebih berhubungan dengan perintah-perintah seputar geometrik mesin seperti arah gerakan pahat, satuan input dan sebagainya. Sedangkan kode M lebih ke pengaturan fungsi mesin seperti menggerakkan spindle, mengalirkan coolant dan sebagainya.

Fungsi G Code dan M Code bisa saja berbeda antara masin satu dengan yang lain, walaupun ada kode-kode yang sama di semua mesin seperti G0, G1, M8 dan sebagainya. Jadi sebaiknya lihat daftar M Code dan G Code dari manual book mesin sebelum membuat sebuah program.

Berikut daftar beberapa G Code dan M Code mesin CNC.

G-CodeFungsi
G00Gerakan pahat lurus cepat (rapid) tanpa pemakanan
G01Gerakan pahat pemakanan (feeding) lurus
G02Gerakan pahat memutar CW (searah jarum jam)
G03Gerakan pahat memutar CCW (berlawanan arah jarum jam)
G04Dwell / Berhenti sesaat
G09Exact Stop
G10Program data input
G20Input dalam satuan inchi
G21Input dalam satuan milimeter
G22Stored stroke check function on
G23Stored stroke check function off
G27Reference position return check
G28Return to reference position
G32Thread cutting
G40Tool nose radius compensation cancel
G41Tool nose radius compensation left
G42Tool nose radius compensation right
G70Finish machining cycle
G71Turning cycle
G72Facing cycle
G73Pattern repeating cycle
G74Peck drilling cycle
G75Grooving cycle
G76Threading cycle
G92Coordinate system setting or max. spindle speed setting
G94Feed Per Minute
G95Feed Per Revolution
G96Constant surface speed control
G97Constant surface speed control cancel
M-CodeFungsi
M00Program stop
M01Optional program stop
M02End of program
M03Spindle start forward CW
M04Spindle start reverse CCW
M05Spindle stop
M08Coolant on
M09Coolant off
M29Rigid tap mode
M30End of program reset
M40Spindle gear at middle
M41Low Gear Select
M42High Gear Select
M68Hydraulic chuck close
M69Hydraulic chuck open
M78Tailstock advancing
M79Tailstock reversing
M94Mirrorimage cancel
M95Mirrorimage of X axis
M98Subprogram call
M99End of subprogram

Artikel terkait:
  • Uji Kekerasan Material – Brinell, Rockwell dan Vickers
  • Perlakuan Panas / Heat Treatment Pada Material

Manufaktur

Reader Interactions

Komentar

  1. Jar Binks mengatakan

    25 Mei 2021 pada 06:10

    In manufacturing and CNC machining services, the products you make are only as good as the machines that make them. Thus, it becomes important that you be aware of the different types of equipment before picking a precision or CNC machining services provider.

    Balas
  2. Mister X mengatakan

    23 September 2021 pada 20:55

    Bang adakah rumus/cara agar hasil pemakanan CnC halus dengan Feedrate lumayan cepat?

    Balas
    • Penulis mengatakan

      24 September 2021 pada 01:26

      Kalau rumus kayaknya gak ada bang, karena karakter setiap jenis material berbeda-beda. Jadi harus dicari settingan yang pas untuk setiap material.
      Paling beberapa hal yang bisa dicoba seperti:
      1. Saat proses finishing jangan makan terlalu banyak,
      2. Jika menggunakan insert pilih yang spesifikasinya untuk finishing,
      3. Coba beberapa variasi putaran spindle dan kecepatan feeding, pilih yang hasilnya paling bagus
      4. Coba gunakan G96 supaya kecepatan potongnya konstan

      Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Sidebar Utama

Follow via Email

Dapatkan artikel terbaru via email yang anda daftarkan.

Dukung Penulis !

Kasih kopi buat penulis biar gak ngantuk dan makin rajin nulis.

YOUTUBE   INSTAGRAM
Copyright © 2026